Titik
P bisa membagi AB dengan perbandingan di dalam seperti di atas atau bisa juga
dengan perbandingan di luar, maksudnya titik P di luar ruas garis AB. Jika arah
perbandingannya berlawanan harus dengan menggunakan tanda negatif.
Berikut ini adalah contoh soal vektor matematika SMA bab perbandingan pada vektor
😊
Assalamu'alaikum. Di dalam blog ini terdapat sekumpulan materi sekolah maupun kuliah. Ingin usul materi lain?
Silakan tinggalkan komentar / isi guest book di sidebar sebelah kanan ya.
Bagi-bagi ilmu sambil cari rezeki. Bismillah. Kami menjual aneka gamis, baju couple, sandal karakter, garskin HP, garskin notebook / laptop, stiker pengiriman, desain brosur, dll. Minat? Just comment. :)
Warm regards
-Ririt & Riana-
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Minggu, 20 Januari 2013
Rabu, 07 November 2012
CONTOH SOAL LOGARITMA DAN PENYELESAIANNYA
Created by
Ririt H.
Berikut ini adalah contoh-contoh soal logaritma dalam pelajaran Matematika SMA dan jawabannya/ penyelesaiannya/ penjelasannya/ pembahasannya/ langkah-langkah pengerjaannya. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita mengerjakan soal-soal logaritma dengan teliti step by step. Gambar di atas adalah sifat-sifat dasar logaritma. Semoga bisa memberi sedikit pencerahan untuk semua yang ingin belajar materi logaritma ini.
1) Jika log 2 = a, maka berapakah log 5 ?
Jawab :
log 5 = log (10/2) =
log 10 – log 2 = 1 – a (karena log 2 = a)
2)
√15 + √60 - √27 = ...
Jawab :
√15 + √60 - √27
= √15 + √(4x15) - √(9x3)
= √15 + 2√15 - 3√3
= 3√15 - 3√3
= 3(√15 - √3)
√15 + √60 - √27
= √15 + √(4x15) - √(9x3)
= √15 + 2√15 - 3√3
= 3√15 - 3√3
= 3(√15 - √3)
3) log 9 per log 27 = ...
Jawab :
log 9 / log 27
= log 3² / log 3³
= (2.log 3) / (3.log 3) <-- ingat sifat log a^n = n. log a
= 2/3
log 9 / log 27
= log 3² / log 3³
= (2.log 3) / (3.log 3) <-- ingat sifat log a^n = n. log a
= 2/3
4) √5 -3 per √5 +3 = ...
Jawab :
😊
Jumat, 20 Juli 2012
Barisan dan Deret Geometri Matematika
Created by
Ririt H.
Apa itu deret? Deret adalah bilangan yang tersusun dengan aturan-aturan tertentu. Bilangan yang membentuk sebuah deret disebut suku.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang barisan geometri dan deret ukur (deret geometri).
1. Barisan geometri
- adalah deret yang tersusun berdasarkan perubahan suku terhadap penjumlahan bilangan tertentu. U1, U2, U3, ...., Un-1, Un
- Contoh: 3, 5, 7, 9, 11
- Suku pertama dari deret hitung di atas adalah 3. Jadi 3 biasa disebut sebagai U1 atau a.
- Pembeda dapat dirumuskan dengan b=Un-Un-1
- Kenaikan dari deret hitung di atas adalah 2. Jadi 2 disebut pembeda
- Untuk mencari suku ke-n (Un) dapat dirumuskan dengan Un=a+(n-1)b
- Untuk menghitung jumlah suku ke-n (Sn) dapat menggunakan rumus Sn=n/2(a+Un)
- Atau bisa juga dengan Sn=n/2[2a+(n-1)b)]
2. Deret ukur / Deret geometri
- Barisan yang suku-sukunya diperoleh dengan mengalikan suatu bilangan tetap ke suku sebelumnya. Bilangan tetap itu disebut rasio (pembanding).
- Contoh: 512+ 256+ 128+ 64+ 32+ ...
- a + ar² + ar3 .... + arn-1 disebut deret geometri
Langganan:
Postingan (Atom)


