Halo blog.
Rasanya sudah lama sekali tak menyentuhmu. Maafkan aku yang tak lagi memedulikanmu. Maafkan aku yang terbuai pada bisikan tumblr yang kejam itu.
Hmm kamu lagi sedih ya, blog? Aku tahu bahwa bintangmu tak bisa lagi menerangimu. Ia menari dan berputar mengelilingi dunia dan memberikan cahayanya kepada semua umat manusia. Cahayanya terbagi, terpecah, tak lagi hanya untukmu seorang.
Blog, kamu sakit hati kan?
Bintangmu itu meminta agar semuanya baik-baik saja seperti dulu.
Bagaimana bisa? Bintangmu saja sudah berubah. Seperti orang asing bagimu. Bintang terluka, bintang menyalahkan keadaan.
Kamu yang salah, blog? Mungkin bagi bintang begitu. Yasudahlah, tak apa-apa. Asal bintang senang tidak apa-apa. Iya kan, blog?
😊
Assalamu'alaikum. Di dalam blog ini terdapat sekumpulan materi sekolah maupun kuliah. Ingin usul materi lain?
Silakan tinggalkan komentar / isi guest book di sidebar sebelah kanan ya.
Bagi-bagi ilmu sambil cari rezeki. Bismillah. Kami menjual aneka gamis, baju couple, sandal karakter, garskin HP, garskin notebook / laptop, stiker pengiriman, desain brosur, dll. Minat? Just comment. :)
Warm regards
-Ririt & Riana-
Tampilkan postingan dengan label its my yearning. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label its my yearning. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Mei 2011
Jumat, 10 Desember 2010
Cepat Pulang Sayang, Aku Mengkhawatirkanmu
Created by
Ririt H.
Kamu tahu?
Aku selalu suka menunggumu sampai kamu pulang ke rumah. Memastikan bahwa kau baik saja. Memastikan bahwa kau sudah aman dari gangguan yang ada di luar sana. Memastikan bahwa kau sudah mendapat perlindungan yang benar-benar aman.
Walau ketika kau telah sampai di rumah nanti, aku tak dapat membuatkanmu secangkir teh hangat dan menyambutmu dengan senyuman nyata, namun yakinlah aku di sini tersenyum untukmu, untuk kepulanganmu.
Dan jika kamu bertanya apa aku mengkhawatirkanmu? Maka dengan tegas aku menjawab ya, jelas saja!
Aku tak suka ketika kau berada jauh dari sisiku. Aku tak suka memandang dunia dengan jarak begitu jauhnya dari tempatmu berdiri. Aku ingin apa yang kita lihat adalah sama, tak ada batu besar sebagai penghalang.
Tidakkah kau tahu?
Melihat senyummu adalah indah bagiku. Dan aku ingin selalu melihatnya setiap saat, setiap waktu. Maka aku selipkan potret dirimu yang sedang tersenyum bersamaku pada dompet merah pemberianmu sebagai obat rindu.
Di luar sana hujan deras, Sayang. Cepat pulang. Aku mengkhawatirkanmu. 😊
Aku selalu suka menunggumu sampai kamu pulang ke rumah. Memastikan bahwa kau baik saja. Memastikan bahwa kau sudah aman dari gangguan yang ada di luar sana. Memastikan bahwa kau sudah mendapat perlindungan yang benar-benar aman.
Walau ketika kau telah sampai di rumah nanti, aku tak dapat membuatkanmu secangkir teh hangat dan menyambutmu dengan senyuman nyata, namun yakinlah aku di sini tersenyum untukmu, untuk kepulanganmu.
Dan jika kamu bertanya apa aku mengkhawatirkanmu? Maka dengan tegas aku menjawab ya, jelas saja!
Aku tak suka ketika kau berada jauh dari sisiku. Aku tak suka memandang dunia dengan jarak begitu jauhnya dari tempatmu berdiri. Aku ingin apa yang kita lihat adalah sama, tak ada batu besar sebagai penghalang.
Tidakkah kau tahu?
Melihat senyummu adalah indah bagiku. Dan aku ingin selalu melihatnya setiap saat, setiap waktu. Maka aku selipkan potret dirimu yang sedang tersenyum bersamaku pada dompet merah pemberianmu sebagai obat rindu.
Di luar sana hujan deras, Sayang. Cepat pulang. Aku mengkhawatirkanmu. 😊
Senin, 25 Oktober 2010
PUISI MAAF UNTUK KE SEKIAN KALI
Created by
Ririt H.
Contoh puisi tentang cinta dan maaf.
Untuk kamu yang tak kan pernah bisa bersama denganku.
Sekeras apapun kamu mencoba. Sebesar apapun harapanmu kepadaku.
Bersama ini
Kulayangkan kabar kepadamu
Tentang rindu yang menggebu
Tentang cinta yang menggelora
Namun harus kutepiskan semua
Maaf telah membuatmu jatuh hati
Maaf telah menusuk, menyakiti, dan menistai
Lagi dan lagi
Bertubi-tubi
Maaf :) 😊
Untuk kamu yang tak kan pernah bisa bersama denganku.
Sekeras apapun kamu mencoba. Sebesar apapun harapanmu kepadaku.
![]() |
| This picture: free extras |
Bersama ini
Kulayangkan kabar kepadamu
Tentang rindu yang menggebu
Tentang cinta yang menggelora
Namun harus kutepiskan semua
Maaf telah membuatmu jatuh hati
Maaf telah menusuk, menyakiti, dan menistai
Lagi dan lagi
Bertubi-tubi
Maaf :) 😊
Kamis, 30 September 2010
Sakit dan Pesakitan
Created by
Ririt H.
Kucoba rajai malam dalam pesakitan
Hening
Terseret debur ombak tak berujung
Sayu kulihat matamu
Kau balas juga ternyata
Sore itu
Ketika kau dan aku masih terbalut kasih mesra
Saat kesetiaan adalah kenangan yang paling sempurna
Apa hidup juga berotasi layaknya bumi?
Ambil pedangmu
Lantas tusukkan tepat di ulu hatiku
sakit.. pesakitan..
Biar aku saja yang rasa 😊
Hening
Terseret debur ombak tak berujung
Sayu kulihat matamu
Kau balas juga ternyata
Sore itu
Ketika kau dan aku masih terbalut kasih mesra
Saat kesetiaan adalah kenangan yang paling sempurna
Apa hidup juga berotasi layaknya bumi?
Ambil pedangmu
Lantas tusukkan tepat di ulu hatiku
sakit.. pesakitan..
Biar aku saja yang rasa 😊
Jumat, 13 Agustus 2010
Sekeping Rindu Untukmu
Created by
Ririt H.
Aku titipkan padamu sekeping rindu
Cukup kan?
Dududu milik siapa gerangan rinduku ini
Jika rindu itu membunuh,
Maka bisakah kau bayangkan sudah berapa kali aku terbunuh?
Duhai sang pemilik rindu
Mengapa hanya diam?
Akan kunikmati walau hanya sedetik saja
Darimana asalmu oh rindu?
Bolehkah aku menyapamu?
Atau hanya sekadar mengucap
“aku juga rindu padamu, rindu”
kutulis ini pemilik rinduku
Karna aku akan selalu merindumu, selalu ikanku:)
😊
Langganan:
Postingan (Atom)

